Tampilkan postingan dengan label days of me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label days of me. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2011

Harapan Seorang Bunda Fien,,,

Setiap orangtua menginginkan anaknya menjadi yang terbaik. Menjadi apa yg diharapkan orangtua. Identik dengan pintar di sekolah, selalu juara di ajang perlombaan, atau pandai bergaul dengan sesamanya.

Dulu aku juga berkeinginan seperti itu. Bangga rasanya jika punya anak yang pintar, berprestasi. Tapi kebanggaan itu memudar saat kulihat begitu banyak anak-anak jalanan yang begitu kuat dengan kerasnya kehidupan di jalanan. Ketangguhan itu yang membuatku berpikir bahwa sebenarnya itulah yang harus dimiliki setiap anak, terutama anakku.

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Akan jadi apakah anak-anak kita. Tentu harapan dan doa kita menginginkan anak-anak kita menjadi manusia yang sukses dan berhasil. Tapi apakah itu sudah menjadi jaminan bahwa kelak mereka akan seperti apa yang kita selalu harapkan dan doakan ???

Karena itulah aku berpikir bahwa yang anak-anakku butuhkan adalah jiwa yang kuat. Kuat dalam menghadapi segala kondisi dan kenyataan hidup yang kelak mereka terima. Aku ingin mereka selalu tegar dalam segala kondisi, susah maupun senang, berhasil maupun gagal. Maka kupersiapkan itu semua sejak sekarang.

Mental yang kuat akan mengantarkan kebahagiaan dari segala arah. Mental yang kuat juga menjadikan seseorang selalu menjadi manusia yang bersyukur dengan keadaannya, apapun itu, menjauhkan dari rasa berputus asa. Sehingga kebahagiaan itu tetap ada walaupun kesusahan dan kegagalan harus dialami.

Mental yang kuat tercermin dari sikap mandiri. Mandiri itu bisa diciptakan melalui kebiasaan yang diajarkan terus menerus sejak dini. Mengajarkan kemandirian pada anak tentu berbeda-beda antara orangtua. Namun aku yakin tidak ada satu pun orangtua yang menjerumuskan anak-anaknya ke keburukan. Jadi tidak masalah, dengan cara apapun harus ditempuh untuk menciptakan anak yang berkepribadian mandiri.

Seperti halnya anak-anak jalanan. Aku yakin, orangtua mereka pun juga selalu mendoakan yang terbaik untuk mereka. Tetapi ketika kenyataan berkata lain dan tak seindah yang diharapkan, apakah lantas harus disikapi dengan penyesalan dan kekecewaan bertubi-tubi ? yang pada akhirnya menjerumuskan diri pada rasa putus asa ?! tentu tidak demikian...dan ketegaran yang dimiliki anak-anak jalanan itu menjadi pencerahan bagiku, bahwa menciptakan pribadi yang kuat dan tangguh pada diri anakku adalah mutlak harus aku jadikan akar bagi kehidupan anak-anakku kelak.

Buatku prestasi di sekolah maupun dimanapun tak lebih dari hadiah talenta yang Tuhan berikan untuk anak-anak kita. Harus kita syukuri tentunya.

Namun yang terpenting adalah bagaimana mempersiapkan anak agar mereka siap dalam menghadapi segala kemungkinan yang harus dihadapi. Manis pahit akan terjadi. Dan anak-anak yang mandiri dan memiliki mental kuat dan tangguh yang akan siap dengan kemungkinan-kemungkinan itu semua. Jika berhasil mereka akan memanfaatkan keberhasilan itu untuk hal yang positif, dan jika gagal mereka akan terus bangkit dan berusaha selalu.

Tidak mudah memang, tapi tidak mustahil bukan ?!

Seirampah, 19Maret2011

Jumat, 11 Maret 2011

Pengen Bubu

Hadduuhh..udah pagi tapi blom bisa merem juga mana gak ada tulisan yang berhasil menetas lagi huffttt ya wes lah..walopun akhirnya cuma ngomel-ngomel gini yang jadi tulisan..aku paksain bubu dulu yah..byeee

Rabu, 23 Februari 2011

Kata Bu Dokter Tentangku,,,

Hmm,,dah ke dokter,,divonis lah aku bukan cuma terserang asma, tapi juga asam lambung, kandungan turun dan tensi rendah *hadduuuhhh* :( serius dok ?! mencoba gak mempercayai apa yang dibilang ibu dokter cantik itu, tapi lemaslah aku saat dokter itu kembali memastikannya.

bukan diriku yang kucemaskan, tapi kandunganku yang saat ini lagi ada isinya. Takut knapa-napa,,,hiksss,, :'( dokter bilang sih harus bedrest dulu, tapiiii mikir 10ribu kali dah,,gimana dunk nasib anakku mba cinta ?siapa yang jagain dia nanti ? Oh God,,pilihan yang agak susah ya..

akhirnya kuputuskan mencoba untuk istirahat aja dirumah, bolos kerja dua hari. Hmm,,memang bener sih, begitu dibuat istirahat tanpa aktifitas berarti seharian badan jadi lebih enak, tapi begitu sore aku buat untuk keluar rumah beli cemilan, pulangnya perut kembali berasa kembung nggak nyaman banget..hwaaaaa :(

dokter kasi banyak pantangan buat aku. Segala buah-buahan, sayuran bayam, kangkung, kubis, udang, es, dan yang paling nggak bisa kuterima dengan ikhlas adalah larangan makan makanan pedes. Haddeeeeeehhh,,kiamat lah dunia makanku :( :P

Tapi ya sudahlah,,demi sang jabang bayi dalam perutku,,kuiyakan saja saran dokter itu. Tapi yang aku nggak habis pikir, kok dokter itu kasih saran supaya aku pijat ke dukun bayi ya buwat mbenerin letak kandunganku ?! walah,,sereeeeemm aahhh,,sumpah nggak berani !

sebelum kuturuti sarannya, pulang dari dokter kucoba buwat googling n nanya-nanya ma temen-temen yang udah berpengalaman hamil lebih dari sekali. ternyata hasilnya "JANGAN" alias "NGGAK USAH". beegghh,,makin bingunglah diriku,,,setelah musyawarah ma suami aku, diputuskanlah untuk nggak usah pijat. Suami juga khawatir kalo pake acara pijat-pijatan segala,,ntar salah pijat malah jadi gak karuan,,,*bener juga* lagi-lagi ya sudahlah,,,nggak usah pijat ! :))

Setelah berpikir dan merenung, kuambil langkah untuk terus berpikir positif dalam menghadapi situasi seperti ini. Janganlah aku terpancing yang nantinya malah mempengaruhi kesehatan bayiku. Kucoba berkomunikasi setiap saat dengan si jabang bayi. Kuajak dia untuk bekerjasama, biar kami selalu sehat sampai persalinan nanti. Meski agak lebay tapi aku percaya dia tahu dan punya feel yang sama dengan aku, bundanya :))

Selebihnya perbanyak berdoa deh,,nggak ada lagi kan selain itu :) Hmm..besok dah harus kerja lagi, semoga aku bisa lebih hati-hati dalam menjaga kehamilanku kali ini.

Tuhan, hanya padaMu kumohon berlindung dan mohon pertolongan... *hugs*

Senin, 21 Februari 2011

Jatuh Sakit, Bejibun rasanya,,,

jatuh cinta, berjuta rasanya,,,hmm..itu sih enaaakkk..tapi kalo jatuh sakit, gimana rasanya..wuiiiihh bejibun dah ! pas kayak aku sekarang, lagi hamil eeehh pake acara jatuh sakit segala. Penyakit lama sih, udah bossseeeenn ngrasainnya. Asma+Bronchitis kambuh disaat hamil begono bikin syusyah. Bawaannya pengen esmosi ajah. Tapi makin esmosi makin jadi lah ni penyakit *hwwwaaaaa*. Sabarrrr sabbaarrrr,,,untung inget ma dedek yang di perut, kalo nggak dah stress dibikinnya. *hiks*

jadi tringat dah semalem ngehirup ventolin inhaler sampe berkali-kali. Bisa ditebak, paginya langsung KO dengan kepala cenat cenut *hahaa jadi teringat daddy yg nge-fans ma sm*sh..pisss dad :D* serasa mau pecah. Pasti karena OD nih *sok tau ah* :))

jadi deh punya alesan buwat nggak ngantor hari ini *hihihii*. abiss gimana juga, dipaksain nggak mungkin. Ntar pingsan di kantor malah bikin repot kan *halah, pinter bgt bikin alibi* :D akhirnya jadi deh, nulis surat cinta eh surat ijin nggak masuk dink...and then nyuruh mbak-nya nganter k kantor. BERES ! qeqeqeee

Berkali-kali orang kantor tlp aku, kangen kali yaa mereka *halah* nggak koookkk,,ternyata nanyain soal surat yang kubikin kemaren heheeee,,:P

Untung Kepala Seksi-ku baik hati, katanya :"udah jangan dipaksain, istirahat aja dirumah" wahahaha,,,rejeki nggak kemana, makin SAH-lah acara bolosku hari ini :))

Tapiii,,ni nggak main-main ah,,beneran sakit kok. Tersiksa banget hamil disambi sakit gini *heh,emang kerjaan pake acara disambi-sambi :))* moga-moga aku cepet sembuh deh, kasian dedeknya *ibunya juga*..hiks hiks :'(