Kamis, 23 Mei 2013

Liputan6.com : Dari Isu Nasional hingga Konten Lokal


Dimana ada media massa maka disitu ada berita. Kalau dulu mungkin orang mendapatkan berita dari koran, televisi ataupun radio, tapi kini orang sudah dapat mendapatkan berita melalui media massa online. Tentu saja tak luput dari perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini. Era digital membawa manusia pada sebuah perubahan budaya yang cukup signifikan. Kini, dimanapun, kapanpun orang dapat mengakses berita dengan sangat mudah. Dengan modal sarana online (gadget, komputer) semua berita dapat menjadi “milik” kita secara “gratis”.

Diantara begitu maraknya media berita online, maka liputan6 juga tak mau ketinggalan untuk memposisikan diri di lini terdepan sebagai media berita online yang disukai masyarakat. Berita-berita terangkum dalam sebuah portal bertajuk berita terkini liputan6.com. Portal yang bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan penyajian berita menjadi tiga kolom besar yaitu Berita Terkini, Berita Terbaru dan Berita Hari Ini dengan spesifikasi  berita bisnis, bola, showbiz, tekno, health, foto, video, streaming, dll.

Headline berita yang variatif ditambah dengan foto berukuran besar menjadikan website liputan6.com menjadi lebih menarik dan berwarna. Sebagai wacana  dengan berbagai rubrik, maka terlihat liputan6.com sangat ingin “memanjakan” pembacanya dengan menampilkan berita yang selalu up date.
Seperti yang lain, saya sebagai masyarakat umum biasanya lebih “penasaran” untuk membaca berita-berita yang trending topic, berita yang sedang “hot”, berita yang banyak dibicarakan orang, berita yang kerap menjadi headline di media massa manapun. Kalau di beberapa minggu ini, 10 daftar berita trending topic yang saya catat ada beberapa, yaitu :


1.       Eyang Subur
2.       Fathanah di sekeliling wanita cantik
3.       Kisah Tasripin
4.       Kekayaan Aiptu Labora
5.       Kasus perbudakan di pabrik kuali
6.       Runtuhnya tambang Freeport
7.       Luthfi dan Darin Mumtazah
8.       Wabup Bogor tersangka penyebaran video porno
9.       Bursa calon Presiden dan Wakil Presiden (Jokowi)
10.   Carut marut Ujian Nasional

Dan, yang saya jadikan referensi pertama kali untuk mengetahui berita trending topic tersebut tak lain adalah klik website liputan6.com. Kenapa ? sesuai dengan motonya, Aktual Tajam dan Terpercaya ! Aktual dalam menginformasikan, Tajam dalam mengulas dan yang pasti dapat dipercaya…berita dan informasi yang saya terima tidak pernah out of frame dan out of date ! kalau saya analog-kan seperti iklan “Pas Beritanya…” begitulah kira-kira…

Kecerdasan liputan6.com juga terlihat di laman Citizen6. Apa itu ? yaitu laman khusus untuk masyarakat yang ingin berbagi informasi dan berita, tentunya tetap berpegang prinsip pada berita yang bersifat informatif. Tidak jauh dari induknya, Aktual, Tajam dan Terpercaya. Di Citizen6 ini, konten lokal menjadi terangkat. Isu-isu daerah dan informasi terbaru daerah menjadi sajian yang cukup menarik diantara “euforia” isu-isu nasional dan luar negeri. Melalui mata teropong masyarakat langsung berita dibagikan. Saya jadi “melek” bahwa berita yang dikatakan “penting” itu tidak melulu berita yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Tapi ketika saya membaca “Keadilan BBM Bersubsidi Belum Didapat Warga Kaltim” (citizen6, 23 Mei 2013) saya menyadari bahwa masih begitu banyak hal yang harus diperhatikan oleh bangsa ini, terutama di daerah-daerah yang jauh dari pusat ibukota.

Namun, ketika ada kelebihan maka pasti juga ada kekurangan. Kritikan (saya lebih suka menyebutnya masukan) seyogyanya menjadi cambuk bagi liputan6.com untuk semakin berbenah diri dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat ke depan…well ini dia masukan dari saya untuk liputan6.com :

1.       Headline tidak harus selalu bergenre politik atau terpusat di Jakarta. Sektor sosial dan kemanusiaan nampaknya menjadi berita yang “langka” di kolom berita utama. Akan lebih baik jika berimbang…
2.       Saya tidak melihat kolom blog..padahal menurut saya, media blog punya potensi besar menjadi media kritis melalui tulisan-tulisan blogger yang luar biasa hebat !
3.       Berita video maupun live streaming sebaiknya diminimalkan..liputan6.com harus tegas dalam konsep. Jika liputan6 SCTV sudah live dengan sajian berita di televisi, maka liputan6.com harus konsisten dengan mengutamakan berita yang “dibaca” bukan “ditonton”

At last..bangga memiliki liputan6.com media berita online yang selalu menampilkan berita aktual, semakin tajam dalam mengulas dan senantiasa terpercaya. Go Liputan6.com !


Minggu, 05 Mei 2013

Djarum Indonesia Open, Hidupkan (Kembali) Badminton Tanah Air

pbdjarum.org
Masih ingat Susi Susanti ? Alan Budi Kusuma ? atau pasangan Ricky-Rexy ? yup, pada era itu badminton menjadi satu cabang olahraga yang sangat popular di Indonesia. Berbagai prestasi berhasil diraih oleh atlit-atlit badminton kita baik di tingkat nasional maupun internasional. Bahkan, kita masih ingat ketika Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma berhasil mengawinkan gelar juara olimpiade di Barcelona tahun 1992..betapa bangganya Indonesia saat Sang Merah Putih dikibarkan dan lagu Indonesia Raya berkumandang di podium kemenangan.

Melalui badminton, bangsa kita menjadi dikenal dan diperhitungkan di mata dunia. Prestasi yang sangat membanggakan banyak menuai pujian. Badminton pun menjadi satu cabang olahraga andalan bangsa Indonesia untuk menorehkan prestasi di kancah dunia..

Namun, seiring berjalan waktu, kepopuleran badminton tergeser oleh cabang olahraga yang lain, seperti sepakbola. Euforia badminton tak terasa lagi digantikan oleh riuhnya berita sepakbola. Seakan tenggelam, setiap pertandingan yang diusung oleh badminton menjadi tak terjamah oleh masyarakat. Kalau dulu masyarakat setia menanti pertandingan demi pertandingan cabang badminton, tapi sepertinya kini tidak lagi..tidak seperti sepakbola yang kehadirannya selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat, terutama penggila bola.

Kemanakah cabang olahraga badminton kini ? bahkan atlit badminton yang tersisa dan dikenal oleh masyarakat sekarang tinggal Taufik Hidayat, sedangkan yang lain ? who knows…

Ironis ya..cantiknya raket saat melambungkan bulu angsa ke udara lalu mendarat tajam di sudut lapangan tak lagi mendapat tempat di hati masyarakat kita..sorak sorai dan teriakan dukungan dari penonton juga tak banyak terdengar..peluh keringat sang pejuang lapangan tak lagi menuai rasa haru..bahkan prestasi pun begitu sulit tertoreh..

Sungguh..aku merindu…

Pemerintah harusnya mendukung penuh badminton dan membangkitkan kembali gairah cabang olahraga ini sebagai cabang olahraga yang popular dan menjadi kebanggaan bangsa.

Dan kini, mungkin hanya Djarum Indonesia Open yang masih menghargai badminton dan punya harapan besar akan prestasi atlit-atlit badminton saat ini..sportifitas didukung dengan event Djarum Indonesia Open sebagai wadah prestasi atlit-atlit cabang olahraga badminton.

djarumbadminton.com
Dukungan lain untuk menggebrak (kembali) cabang olahraga badminton adalah dengan kerjasama mengadakan lomba blog, lomba desain kaos dan lomba kreatifitas suporter yang kesemuanya bertema badminton. Diharapkan badminton kembali bisa menjadi cabang olahraga kebanggaan dan popular di masyarakat terutama kalangan muda.

Bahkan, BWF menyatakan pujian Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2012 lebih baik dari All England (Republika.co.id/18 juni 2012). Hal ini dikarenakan Djarum Indonesia Open berhasil memadukan antara seni hiburan dan olahraga dengan baik sehingga menjadi sajian yang berkualitas. Tentu saja kondisi ini nantinya akan dapat berpengaruh positif bagi dunia badminton tanah air, sebab euforia yang bisa tercipta dalam setiap pertunjukan pertandingan akan mendatangkan banyak sponsor, sehingga pergelaran turnamen badminton bisa semakin popular di masyarakat.

Nah, upaya Djarum Indonesia Open ini juga tak akan maksimal tanpa apresiasi dari masyarakat. Diharapkan masyarakat juga punya animo yang sama untuk meng’hidup’kan (kembali) dunia badminton tanah air, agar prestasi demi prestasi dapat dituai oleh pejuang-pejuang badminton kita, agar lahir Susi Susanti Susi Susanti berikutnya..bukan mimpi rasanya jika suatu saat badminton tanah air akan kembali mengukir sejarah di pesta olimpiade..

Jika prestasi dapat diraih, kita sebagai bangsa Indonesia pasti akan merasa bangga juga kan ?!

Kamis, 25 April 2013

MIRAS = PINTU MASUK JURANG NARKOBA

eeshape.com

Pernah nggak kita renungkan…ketika mendengar kata miras, yang ada di benak kita adalah minuman yang mengandung alkohol dan bisa membuat orang mabuk. Titik. Kesannya biasa saja ya..nggak ada kesan menakutkan apalagi sampai membuat bulu kuduk kita berdiri. Bandingkan ketika kita mendengar kata narkoba..wooww..yang ada di pikiran kita pasti barang haram, bisa bikin sakaw, kecanduan, dipenjara, dan bahkan mati sia-sia. Mendadak begidik dan merasa serem..
Ya..itulah sedikit gambaran bagaimana kesan masyarakat terhadap miras dan narkoba. Kalau bahasa gaulnya, miras tuh kalah pamor dengan narkoba hehee..gimana nggak kalah ? selama ini yang diperangi oleh masyarakat dan pemerintah tak lain adalah narkoba. Dengan slogannya “Narkoba pembunuh nomor satu” atau “say no to drugs” pastinya membuat narkoba semakin ditakuti donk…sedangkan miras ??? hmm..kayaknya baru H. Rhoma Irama aja deh yang berkampanye tentang bahaya miras lewat lagunya Mirasantika..selebihnya hampir tidak terlihat bendera perang terhadap miras dikibarkan.
Kok bisa yaaa ???
Banyak faktor yang menyebabkan kenapa miras masih dianggap “biasa” oleh masyarakat. Diantaranya nih :
1.       Longgarnya peraturan negara yang mengatur tentang peredaran miras (Permendagri No.11/M-DAG-PER/3/2012). Sehingga begitu mudahnya masyarakat (terutama kaum remaja) untuk memperolehnya. Lihat saja, di beberapa swalayan, minimarket dan supermarket terkenal dengan leluasa menjual miras.
2.       Budaya sebagian masyarakat kita yang menganggap bahwa miras adalah minuman tradisional yang harus dilestarikan. Bahkan ada yang menganggapnya sebagai obat. Contohnya di Bali yang memiliki tuak wayah, di sumatera utara ada tuak (susu putih), dll. Di satu kasus yang saya temui, ketika bertanya pada laki-laki yang minum miras, secara mengejutkan dia menjawab bahwa miras itulah yang membuat badannya hangat sehingga penyakit asma nya tidak kambuh, meski secara medis kurang bisa dipertanggungjawabkan.
3.       “Bangga” nya masyarakat kita dengan miras atau bahan miras..buktinya nih..banyak saya temui tempat nongkrong anak muda (baca:kafe) yang di dalam daftar menu nya menggunakan istilah miras dan minol. Contohnya : rhoem latte, mocachino beer, dll. Meski hanya istilah (minuman sesungguhnya bukan miras/minol) tapi ini bisa menjadi sebuah pencitraan, bahwa dengan dengan istilah miras/minol maka akan laris atau diminati pembeli. Contoh lainnya, pernah denger bir plethok kan ? itu tak lain minuman tradisional dari Betawi..meski memakai nama bir, tapi ternyata jauh dari bahan alkohol kok..
4.       Minimnya sosialisasi tentang bahaya miras/minol yang dilakukan oleh pemerintah kepada masyarakat. Lihat saja, didalam setiap kegiatan yang menggunakan dana APBD sama sekali tidak dianggarkan kegiatan untuk sosialisasi bahaya miras/minol, yang ada adalah anggaran untuk kegiatan sosialisasi bahaya narkoba.
5.       Kurangnya pendidikan dan pengetahuan masyarakat tentang bahaya miras.
Nah..dari lima faktor tadi udah bisa dibayangkan kan, betapa masih rendahnya sensitivitas masyarakat dan pemerintah terhadap bahaya miras. Padahal nih, kalau mau ditelusuri, saya berani katakan bahwa miras adalah PINTU MASUK JURANG NARKOBA loh ! Miras juga bisa menjadi awal kejahatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain (lingkungan). Belum lagi zat-zat yang terkandung didalamnya, secara kesehatan sangat berbahaya. Nah lo..serem kan !

Wah..ketika menulis ini, baru tersadar, bulu kuduk saya berdiri…bagaimana miras telah berkontribusi besar merusak generasi bangsa kita. Khususnya remaja yang notabene masih berada dalam tahap “pencarian jati diri” tentunya menjadi rawan terperosok dalam bahayanya, sebab pada masa ini remaja menjadi labil dan kerap dengan mudah terbawa arus lingkungannya. Bisa dibayangkan, ketika miras ini beredar dengan bebas dan tanpa kendali, tentu akan lebih besar peluangnya untuk merusak pribadi remaja-remaja negeri ini…
suarapembaruan.com
Rasanya, sudah saatnya disegerakan perhatian khusus dari pemerintah untuk mendukung gerakan anti miras ini dengan membuat dan mengesahkan UU anti miras. Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan peraturan tentang miras juga harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Gerakan-gerakan kampanye/sosialisasi tentang bahaya miras juga sudah selayaknya didukung oleh pemerintah, agar masyarakat bisa melek pengetahuan dan informasi tentang bahaya miras sehingga kewaspadaan akan meningkat.
Namun, upaya pemerintah tanpa dukungan dari masyarakat juga kurang maksimal. Masyarakat diharapkan juga dapat pro aktif dalam hal ini. Upayanya dengan menyatukan pemikiran yaitu anti miras dengan langkah konkrit seperti melaporkan/mengajukan pengaduan ke pihak yang berwenang jika menjumpai hal-hal berkaitan dengan miras dan melawan hukum, meningkatkan kewaspadaan diri masing-masing, turut menyebarkan informasi dan pengetahuan tentang bahaya miras, serta membentengi diri dengan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa.
So, yuk kita kibarkan bendera perang terhadap miras…MARI HIDUP SEHAT DAN JADI GENERASI MUDA BANGSA TANPA MIRAS !!!

Kamis, 18 April 2013

Esha..special one of me

akhirnya, baru bisa posting cerita setelah melahirkan tanggal 2 april 2013 kemarin...alhamdulillah dilalui dengan operasi caesar karena kelahiran dua anakku sebelumnya juga caesar dan jarak antara anak kedua dan ketiga juga cukup dekat (20 bulan) dokter pun memutuskan caesar (lagi) :)

alhamdulillah..dikaruniai jagoan lagi hehee..pas seperti apa yang diinginkan ayahnya..nggak tau kenapa begitu tau baby-nya laki-laki excited-nya lebih-lebih...katanya kalo laki-laki itu bikin dia bangga lahir batin *halah*..padahal bertentangan banget dengan prinsipku...kesannya kok patriarkhi banget !

tapi yang namanya anak yaaa...laki-laki atau perempuan tetep yang tersayang dunk ah...semua istimewa !

Terlahir tanpa didampingi ayahnya dengan berat 3 kilo dengan panjang 51 senti...meski sedikit ada accident yang nggak mengenakkan tapi alhamdulillah semuanya bisa terlewati dengan lancar..

jadiii nih...beberapa jam setelah lahir, si adek nafasnya sesak dan nggak mau minum susu pake dodot..plus penanganan RS yang nggak steril+bagus alhasil anakku kondisinya makin parah..bahkan beratnya bisa turun drastis hingga 2,5 kilo !

Kenapa aku bilang nggak steril ? secara, ruang nursery tu yaaa logikanya kan bersih, tertutup, nggak semua orang bisa masuk daaaannn selalu ada suster yang standby di ruangan...laaahh ini..bisa-bisanya ruang bayi tuh terbuka lebar untuk umum, tanpa lepas alas kaki dan pengamanan yang lainnya...yang kubayangkan selain akan banyak virus+bakteri menyerang new born, gimana kalo ada orang berniat jahat untuk mengambil bayi-bayi yang ada di ruangan ?! Laaahh kesempatan itu sangat mudah didapat oleh para penculik bayi loh ! orang ruangannya nggak ada yang jagain...paling banter susternya nengok bayinya pas jam-jam minum susu atau jam-jam mandi atau kalau keluarga bayi melapor bahwa bayinya pup atau gumoh atau nangis...ckckckckck *tutupmata*

Tanpa babibu lagi...langsung deh aku rujuk anakku ke RS di Medan yang lebih baik...waktu itu aku minta anakku dinaikkan ambulans, dengan harapan perjalanan menuju RS di Medan kan 2 jam lebih anakku bisa mendapat perawatan medis melalui fasilitas medis yang ada di ambulans...kenyataannya ??? Ya Allah...anakku sama sekali nggak mendapat bantuan oksigen, infus, dan parahnya lagi yang mengantar anakku bukan suster atau tenaga medis tapi pegawai administrasinya ! Bisa ditebak,,sampai RS rujukan anakku kondisinya sangat kekurangan cairan...

Tapi alhamdulillah...setiba di RS rujukan anakku langsung mendapat penanganan yang serius dan intensif. Dari UGD langsung masuk ICU Baby dengan kontrol medis yang baik. 24 jam berada di ICU Baby...anakku pun dipindah ke ruang perawatan bayi biasa...alhamdulillah...dan selama seminggu terus membaik dan membaik...

Dokter bilang, anakku ada radang paru sehingga sesak dan gak bisa minum susu dari botol (harus melalui selang)...syukurlah cepat tertangani sehingga anakku pun berangsur sembuh dan paru-parunya pun membaik dan bekerja sempurna...dan dia juga udah bisa minum susu dari dot dan ASI meski gak eksklusif...

Pelajaran yang sangat berharga sekaligus ujian yang luar biasa bagiku sebagai ibu...semua ini membuatku semakin sayang sama anakku...

pada akhirnya aku juga nggak menyalahkan siapa pun...karena memikirkan sehatnya anakku kembali itu jauh lebih penting...

Tapi ada beberapa hal yang jadi kilas balik buatku dan semoga bermanfaat untuk teman-teman yang sedang atau akan hamil...

pertama : jangan pernah sok-sok jaga berat badan ya saat hamil...makan aja semuaaaa yang sehat dan bergizi meski resikonya tubuh jadi melar gak kira-kira heheee

kedua : hindari kopi dan kawan-kawannya yaaa...kalo pengen lebih baik di rem dulu...ingat bahwa semua pengorbanan kita adalah untuk bayi yang ada dalam perut kita :)

ketiga : batasin aktifitas yaaa...jangan terlalu diforsir...aktifitas tapi jangan berlebihan...lebih baik perbanyak berinteraksi dengan kehamilan kita aja...

keempat : tentu saja, jaga emosional kita...banyak berpikir rileks dan positif...dan berdoa

kelima : kalo dikasi vitamin atau apapun sama dokter ya diminum...jangan malas-malasan :P

tau nggak...lima poin itulah yang selama kehamilan ketiga-ku ini terjadi ! dan karena aku sayang ibu-ibu hamil..jadi jangan ditiru yaaaaa :))

memang situasi dan kondisi juga yang membuat aku kurang "savety" di kehamilan ketiga-ku ini...suami yang nun jauh disana (bogor), jadwal perkuliahan yang semakin ketat dengan jarak tempuh yang cukup jauh, volume pekerjaan di kantor yang bikin lelah, belum lagi ngurus dua anakku lainnya...sementara yang nomor dua masih usia 1 tahunan...masih butuh banget perhatian aku...

hmmm...alhamdulillah saat ini my baby semakin sehat kok...at last kunamai dia Muhammad Mahesha Al Ghaniy Mimboro....artinya yang kuasa dan yang kaya....untuk kebaikan tentunya...insyaAllah...amiiinnn :)



Kamis, 28 Februari 2013

Blackberry Z10, Harus Bilang WOW !



Kalo ngomongin blackberry..yuhuuuu aku udah jadi pengguna setia blackberry sejak tahun 2009 yang lalu loh..waktu itu blackberry pertamaku adalah bold yang bentuknya gede. Waktu itu masih sedikit temen-temen aku yang pakai Blackberry, sampai akhirnya dengan gencar aku pamerin deh kecanggihan blackberry aku sama mereka. Berbinar-binar deh, karena gak sia-sia aku promosiin kecerdasan blackberry dengan orang-orang yang kukenal. Alasan aku waktu itu “eh, tau nggak, dengan BB kita bisa chatting loh..ngobrol gratis tanpa nguras pulsa sepuaaaasssnyaaa..bisa kirim foto juga tanpa melalui MMS yang tarifnya mahal ituh..” eh nggak lama udah banyak aja yang punya pin hehee…

Sampai sekarang pun, meski udah bermunculan dan menjamur produk ponsel pinter, tapi aku tetep keukeuh setia sama blackberry. Buatku, blackberry tetap nomor satu yang lainnya cuma ngekor doang. Pokoknya blackberry tetap jadi pionernya ponsel canggih nan pinter deh ! Apalagi pengguna blackberry sekarang udah sangat luar biasa ! ikutan banggaaaa deh


Kalo kemarin, andalan blackberry sebatas fitur facebook, twitter, blackberry massanger, email, yahoo massanger, dan aplikasi-aplikasi lainnya..naahhh sekarang nih udah lahir Blackberry Z10 yang punya fitur-fitur cakep dan yang pasti bakal jadi sahabat baik yang paling ngertiin kita. Nggak percaya ? nih, simak ya keunggulan Blackberry Z10 yang pinter itu :
* ada blackberry hub yang bisa mengintip dan melihat pesan dan percakapan kita dengan mudah
* blackberry keyboard layar sentuhnya bikin nulisnya lebih cepat dan akurat
* Kamera dengan mode time shift dimana kita bisa membidik sempurna dengan menggerakkan gambar maju atau mundur setelah beberapa saat
* BBM video dengan screen share, kini BBM-an gak cuma tulisan ya dear, tapi juga bisa bertatap muka dengan fasilitas screen share (wooww)

Itu aja ?! ya enggak donk ah…masih buanyaaakk fitur lainnya yang bikin aku dan kamu-kamu penasaran pastinya…yaitu :
* Blackberry remember
tuangkan ide-ide cemerlang dan proyek kita di satu lokasi yang strategis
* Blackberry balance
informasi profesional dan pribadi  akan tersimpan dengan terpisah
* Kalender cerdas
jadwal dan tugas akan tereminder dengan baik
* Penjelajahan yang super cepat
 web dan jejaring sosial akan terbuka dengan lebih cepat
* Sistem keamanan yang terpercaya
sistem keamanan untuk kepemilikan yang luar biasa bisa dipercaya
* Kemudahan dalam berbagi dengan fitur NFC
proses pertukaran data menjadi jauh lebih mudah
* Fitur voice control yang canggih
kirim pesan BBM, susun jadwal pertemuan atau perbaharui facebook cukup dengan perintah suara saja
* Fasilitas mengedit dan berbagi foto
pangkas, sempurnakan dan buat foto kita makin meriah lalu bagikan dengan cepat dan mudah
* Layar yang tajam dan responsif
layar yang elegan, tajam dan responsif

* Serta aplikasi-aplikasi lainnya seperti : unduh aplikasi, game, buku, majalah, plus toko Blackberry World yang memberi kita rekomendasi sehingga kita bisa menemukan sesuatu yang baru dengan sangat mudah.

Wah wah waaahh…jadi mupeng nih !
Oya, nggak lupa donk aku share spesifikasi dari Blackberry Z10 ini adalah :
* Penyimpanan internal hingga 16GB
* Layar sentuh 4,2”
* Kamera belakang 8 MP
* Mengusung 3G
* 1280 x 768 resolusi, 356 ppi
* Waktu siaga hingga 17 hari
* Waktu bicara hingga 11 jam (3G)
* HD 1080p untuk perekaman video
* MicroSD kartu memori
* Menggunakan Blackberry ®10 sistem operasi

Trus harus bilang WOW gitu ? HARUS donk ! udah jelas blackberry Z10 ini bikin pengen setengah mati.. sambil bayangin seandainya aku punya si cakep Blackberry Z10 ini..udah pasti aktifitas kerjaku, menulisku akan banyak terbantu meski harus mobile kemanapun…everything jadi mudah dan serba cepat..apalagi performanya yang cantik dan elegan, enak banget diliat dan yang pasti aku banget !
Ok dear..buruan intip penampakan Blackberry Z10 di idberry.com yoookkk ! 

Ssssttt…ntar kartunya jangan lupa pake telkomsel ya..biar makin ciamik ! heheee…

Selasa, 19 Februari 2013

kegalauan di kantor #part1

di luar hujan gerimis..di meja kerjaku bertumpuk file-file kerja yang harus aku kerjakan..beberapa kali bertemu muka dengan orang dari partai politik untuk membicarakan politik..tapi mataku malah menerawang ke awang-awang..gak bisa fokus sama sekali...diajak ngobrol cuma bisa "ha? ha? ha?" *tutupmuka*

udah gitu..eeehh disampingku kawan malah puter lagu melow melow meong gitu...yaaahhh..malah tambah pingin mewekkkkk :'(

selain badanku lemas dan letih, tenaga menipis karena peyut makin gede, yang dipikirin juga bejibun...ketambahan kangen menggebu-gebu sama si kangmas di bogor...

huppp..pas didepanku laptop lagi onlen, gak nyadar buka blog..yo wesss nulis kegalauan ku hari ini...biar plong..biar puas heheee...

ditanyain temenkuh..."kenapa mak fin ?" aku jawab "gpp mak" aiiiihhhhh klassiiiiikkk banget ya jawabanku :D

dia nanya aku pun nggak tau kenapa-nya...pernah nggak tiba-tiba ngerasa melow melow sendiri, pingin mewek, perasaan sedih gak jelas ?

eh, diluar masih hujan...dinginnya ac pun gak sanggup membuatku nyaman di kantor ini...tetep ngerasa hotttsss...:D bener kali ya kalo suasana hati bisa mempengaruhi suasana luarnya heheee...itu juga kali yang aku alami...

halah..nggak tau lah..berhubung si bos udah mendekat dan bakalan nanya "udah siap fin berkasnya ?" bagusnya aku sudahi dulu postingan kegalauanku kali ini...lanjuttttttt kerjaaahhhh :P *pura-purasibuk* hihihiiii

sampai jumpa di kegalauanku di kantor lainnyaaaaaaa :D





Senin, 28 Januari 2013

LOW COST MODEL: Sebuah Gagasan Pengembangan Wisata Sejarah Pabrik Gula PT. Perkebunan Nusantara X (Persero)



Oleh : Fifin Chahyani R.N

            Pada masa sekarang peluang bisnis lebih berwarna dan kaya alternatif. Di dalam satu perusahaan yang menggeluti satu bidang produksi ternyata dapat melebarkan sayap ke bidang bisnis yang lain tanpa meninggalkan bidang bisnis utama. Hal ini menjadi satu wacana positif bagi perusahaan terutama dalam hal mengembangkan potensi sosial budaya. Saat ini perusahaan tidak dapat berdiri sendiri tanpa menyentuh masyarakat dan budaya lokal yang ada. Keberadaan sebuah perusahaan menjadi bagian dari sosial budaya sekitar, sehingga perusahaan harus memiliki kapasitas untuk merangkul masyarakat dan ikut melestarikan budaya.
            Dalam dunia bisnis, gaung positif dari nama perusahaan harus diciptakan semaksimal mungkin. Upaya pencitraan ini menjadi hal yang sangat penting terutama dalam meningkatkan potensi dan budaya perusahaan tersebut. Upaya pencitraan perusahaan bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi jika perusahaan bukan tergolong pada kategori perusahaan yang mengedepankan modernitas dan tidak berorientasi pada pasar media sosial. Namun, bukan berarti lantas kita menutup diri untuk melakukan pengembangan dalam hal tersebut. Justru ini merupakan tantangan yang harus dihadapi dan disikapi lebih serius.
            PT. Perkebunan Nusantara X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi utama gula, dimana regulasi produksi sangat terbatas dan tidak memiliki orientasi up to date, sehingga selama ini kurang begitu ‘ramah’ di telinga masyarakat. Masyarakat mengenal gula, tapi tidak tahu bagaimana dan dimana gula itu diproduksi. Kondisi ini tentu saja menjadi sesuatu yang dilematis bagi PTPN X. Di tengah kontinuitas produksi yang terus merangkak naik, justru di sektor sosial budaya berada pada tingkat yang melemah. Padahal ini penting untuk memenuhi kriteria CSR (Corporate Social Responsibility) yaitu tanggungjawab perusahaan kepada lingkungan sosial sekitarnya baik berupa fisik maupun non fisik. Tanggungjawab ini bukan saja meliputi pada sektor fisik seperti upaya pelestarian lingkungan (AMDAL), tetapi juga termasuk kebijakan-kebijakan yang bersifat sosial budaya. Salah satunya adalah bagaimana mengenalkan perusahaan kepada masyarakat, sehingga masyarakat memiliki rasa turut memiliki dan bangga dengan keberadaan perusahaan. Ini sangat penting bagi kelangsungan perusahaan, untuk menghadapi tantangan sosial ke depan yang lebih kompleks. Merangkul dan melakukan relationship yang baik dengan masyarakat mutlak harus dilakukan oleh perusahaan.
WISATA SEJARAH PABRIK GULA
            Tidak dapat dipungkiri bahwa pariwisata masih menjadi primadona bagi upaya pencitraan diri selain kesehatan dan pendidikan formal. Sektor bisnis pariwisata dinilai memiliki potensi besar untuk memperkenalkan sesuatu termasuk memperkenalkan diri perusahaan. Selain pemikiran ke arah peluang bisnis dan ekonomi, pariwisata juga punya kapasitas kemudahan masuk ke tengah-tengah masyarakat dibandingkan dengan sektor yang lain.
            Berbanggalah PTPN X yang memiliki akses cukup besar dalam upaya ekspansi bisnis ke arah pariwisata. Mengapa ? Sebab jika dirunut, PTPN X memiliki potensi wisata sejarah yang bernilai jual tinggi. Terutama pada sejarah pabrik gula-nya. Meskipun bukan bisnis utama, tapi kepemilikan bisnis wisata sejarah pabrik gula dapat diandalkan terutama untuk upaya pencitraan diri dan memperkenalkan PTPN X ke sektor yang lebih luas. Jika dipahami, maka ini akan lebih bernilai dibandingkan dengan sekadar berbicara ekonomi.
            Sektor pariwisata dewasa ini menjadi salah satu industri primadona di berbagai negara-negara berkembang. Potensi wisata yang berorientasi pada keindahan alam, budaya sejarah akan mendatangkan keuntungan bagi seluruh komponen-komponen yang terlibat didalamnya seperti pengelola tempat wisata, masyarakat di sekitarnya, pemerintah kabupaten setempat dan lainnya sebagainya. Namun hal tersebut harus di dukung dengan konsep pemasaran yang sesuai dan terpadu sehingga pemasaran dari objek wisata ini berhasil di kenalkan dan dapat menarik wisatawan.
            Seperti kita ketahui bahwa PTPN X memiliki sejarah perusahaan dan pabrik gula yang sarat dengan pengetahuan serta wawasan sejarah untuk dibagi kepada masyarakat luas. Hal ini juga didukung dengan konsep fisik perusahaan yang masih berciri khas khusus. Nilai-nilai budaya lama seolah masih tergambar tegas dalam setiap aktifitas maupun properti yang dimiliki oleh perusahaan. Hal ini menjadi nilai tambah ( value add ) dalam gagasan bisnis wisata sejarah pabrik gula PTPN X. Kepekaan akan gagasan bisnis wisata sejarah ini harus juga ditunjang dengan aksi menyikapi selanjutnya (tidak berhenti pada gagasan semata).
POTENSI BISNIS
            Berbicara potensi bisnis wisata sejarah (pabrik gula), maka dapat disimpulkan pada tiga (3) hal garis besar berikut ini :
1.      Kebijakan Kearifan Budaya Lokal
Kearifan lokal yang dimaksudkan disini adalah bagaimana mengupayakan kelestarian budaya setempat (lokal) termasuk didalamnya bagaimana menjalin hubungan baik dengan masyarakat dengan melibatkan mereka pada setiap event budaya yang diadakan oleh perusahaan. Prinsip ini menciptakan sinergi yang baik antara perusahaan untuk mewujudkan PTPN X yang dapat hidup berdampingan dengan budaya masyarakat tanpa menghilangkan budaya lokal masyarakat sekitarnya.
Menurut Rensis Likert mengenai teori human relations bahwa pendekatan secara hubungan manusiawi (human relations) memiliki anggapan dasar bahwa produktivitas ditentukan oleh norma sosial, bukan selalu ekonomi.
2.      Nilai Ekonomi ( Economic Value )
Berbicara bisnis, pasti berbicara ekonomi. Termasuk bisnis wisata sejarah pabrik gula PTPN X ini tidak akan lepas dari sisi ekonomi, terutama dalam hal memberi income tambahan bagi perusahaan. Perkembangan sektor tambahan unit usaha dalam bidang pariwisata akan dapat menghasilkan tambahan pendapatan perusahan di luar dari sektor inti perusahaan tanpa  melupakan sektor inti perusahaan yakni dalam produksi gula. Pendapatan dalam sektor pariwisata akan dapat memperkuat kebutuhan finansial dari perusahaan PTPN X. Oleh karenanya sektor pariwisata ini harus di kelola dengan profesional dan efisien.
Nilai bisnis lainnya adalah fungsi negosiasi (negotiation) yang dapat diprediksi bergerak maju ketika banyak pihak yang mengenal citra dan profesionalitas yang dimiliki PTPN X melalui usaha wisata sejarah pabrik tebu ini. Dalam hal ini tentu saja tujuan akhirnya adalah untuk pengembangan dan kemajuan perusahaan.
3.      Wawasan dan Pendidikan
Mencerdaskan kehidupan bangsa bukan saja menjadi kewajiban dan tanggungjawab pemerintah, tapi juga setiap insan dan atau perusahaan. Membagikan wawasan mengenai sejarah dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya termasuk dalam upaya pencerdasan bangsa tersebut. Seperti kita ketahui bersama PTPN X merupakan salah satu perusahaan penghasil gula di Indonesia yang tertua dan terbesar di Indonesia, atas dasar sejarah dan kejayaan tersebut hal ini dapat di jual kepada masyarakat untuk menambah pengetahuan masyarakat sekitarnya agar sejarah itu tidak hilang.
STRATEGI DAN MODEL PEMASARAN LOW COST
            Terkait dengan tiga potensi besar diatas, maka disini akan disajikan beberapa strategi dan rencana gagasan untuk mengembangkan bisnis wisata sejarah pabrik gula PTPN X, yaitu
1.      Kearifan Budaya Lokal
* Dengan mengadakan event budaya secara rutin seperti ritual membersihkan pabrik, karnaval pakaian zaman tempo dahulu, karnaval sepeda onthel, dan sebagainya yang mana dari event rutin yang unik ini diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat luas dan menarik wisatawan untuk datang berkunjung.
* Melibatkan dan merangkul serta bekerjasama dengan masyarakat lokal dalam usaha home industry melalui produksi cinderamata (seperti gantungan kunci, makanan khas oleh-oleh, dll bagi wisatawan yang datang) atau usaha persewaan properti seperti sepeda onthel, baju zaman tempo dulu, jasa foto, dll.
2.      Nilai Ekonomi
* Dengan memasang tarif tiket masuk atau membuat harga paket wisata
* Keuntungan dari penjualan cinderamata
3.      Wawasan dan Pendidikan
* Dengan mengadakan guiding / penyampaian informasi mulai dari sejarah pabrik gula sampai pada penjelasan proses produksi dari awal sampai akhir oleh seorang guide / pemandu wisata
* Membangun museum mini yang menyimpan profil-profil pabrik gula dari tahun ke tahun
* Membuat website yang khusus mengeksplorasi tentang wisata sejarah pabrik gula PTPN X ini, mengingat jaman sekarang informasi juga harus dilakukan melalui media online sehingga dapat diakses oleh dunia yang lebih luas sekaligus sebagai media promosi yang efektif dan efisien
Pada prinsipnya, ketika menggeluti sebuah bisnis, haruslah didukung dengan keseriusan dan kematangan dalam segala hal yang mendukungnya. Pun dengan menjalankan bisnis wisata sejarah pabrik gula ini, keseriusan sangat diperlukan didalamnya. Artinya, segala hal yang memungkinkan untuk disiapkan dan dilakukan, kenapa tidak untuk dipenuhi. Proses pengembangan ini juga membutuhkan kesiapan sumberdaya manusia yang ada didalamnya. Untuk itu, diperlukan pendidikan dan pelatihan khusus bagi mereka yang terlibat di dalam bisnis wisata sejarah pabrik gula PTPN X ini, agar tujuan utama dapat dicapai.
Sedangkan model pemasaran yang dinilai tepat untuk wisata sejarah pabrik gula PTPN X ini adalah strategi Low Cost. Model ini lebih mengedepankan cost yang cenderung rendah dan terjangkau dengan tidak mengurangi kualitas apa yang ‘dijual’. Artinya, dengan cost yang relatif rendah, tapi pengetahuan dan pelayanan yang dilakukan tetap harus dikedepankan.
Strategi low cost ini dianggap sesuai sebab sasaran utama wisata sejarah ini tak lain adalah pelajar ataupun mereka yang concern dengan pendidikan, meskipun pada prinsipnya tidak ada pengkhususan didalamnya (semua kalangan bisa berwisata sejarah ini). Dengan tarif atau harga yang terjangkau, diharapkan wisatawan yang datang dapat terpenuhi ‘kepuasannya’ yaitu memperoleh informasi, pengetahuan, belanja cinderamata, dll dengan budget yang terjangkau. Dengan tingkat kepuasan tersebut diharapkan wisatawan yang telah berkunjung dapat memberikan dan meneruskan informasi positif bagi yang lain, sehingga akan menambah intensitas kunjungan wisatawan ke wisata sejarah pabrik gula PTPN X ini.
Dengan model low cost, perusahaan dapat memanfaatkan media online (website) serta media sosial (facebook, twitter, dll) dalam upaya pemasarannya. Untuk promosi secara lokal, perusahaan dapat menjalin kerjasama dengan media massa setempat dan juga pemerintah daerah, sebab berbicara wisata sejarah maka juga akan berbicara budaya lokal yang berarti juga menjadi bagian dari warisan kekayaan budaya yang ada di daerah tersebut. Sejatinya, pemerintah daerah juga harus mensuport suksesnya gagasan wisata sejarah pabrik gula PTPN X ini.
Selain itu strategi low cost ini juga dapat digunakan sebagai media untuk mempertahankan keaslian dan kebersahajaan yang dimiliki PTPN X yang tertuang dalam wisata sejarah pabrik gula. Wisatawan diajak seolah-olah berada dalam masa sejarah pabrik gula, sehingga selain informasi sejarah dapat tersampaikan dengan efektif, wisatawan juga akan merasakan keunikan dan kekhasan wisata sejarah pabrik gula ala PTPN X ini.
Pada akhirnya demikianlah paparan sekaligus gagasan mengenai pengembangan wisata sejarah pabrik gula di PTPN X. Pemaparan ide dan opini mengenai potensi bisnis serta bagaimana model pemasarannya diharapkan dapat menjadi masukan (input) dan pertimbangan bagi PTPN X untuk lebih maju ke depannya dalam hal membuat kebijakan-kebijakan yang bersifat membangun potensi sosial dan budaya yang ada.